Peretas Menargetkan Penelitian Vaksin Coronavirus di Inggris

Hacker atau peretas
Ilustrasi Hacker atau peretas. Image via: New York Post.

TehGram – Selama wabah Covid-19 ancaman siber tidak pernah turun, banyak peretasan terjadi berulang kali menargetkan sistem perawatan kesehatan kata, kepala Badan Keamanan dan Intelijen GCHQ, Jeremy Fleming, dalam sebuah wawancara Cheltenham Science Festival.

“Kenyataannya adalah kita melihat serangan pada infrastruktur kesehatan,” katanya. “Kami tahu bahwa, apakah itu disponsori negara atau penjahat, bagi kami mereka mengejar hal-hal yang sensitif.” Fleming tidak mengatakan secara eksplisit bahwa serangan itu disponsori oleh negara, tetapi The Guardian melaporkan bahwa agensi percaya bahwa China mungkin terlibat.

Upaya peretasan memang tidak terlalu canggih. Dalam kebanyakan kasus mereka mencoba menipu orang-orang dengan tautan yang menyesatkan mengarahkan ke situs berbahaya yang sudah diatur peretas dan memanfaatkan kata sandi yang lemah. Untuk mencegah hal ini terjadi NCSC atau National Cyber Security Center telah bekerja sama dengan rumah sakit dan laboratorium penelitian untuk melindungi mereka. Para peretas menargetkan dapat mengakses data sensitif pengembangan vaksin yang dilakukan para peneliti di Inggris.

 Apa itu Peretas / Hacker :

Bagi kalian yang belum tahu, peretas atau hacker adalah orang yang mempelajari, menganalisis, memodifikasi, menerobos masuk ke dalam komputer dan jaringan komputer, baik untuk keuntungan atau dimotivasi oleh tantangan.

White Hat Hacker, Black Hat Hacker

White Hat Hacker atau peretas topi putih bisa di anggap pahlawan atau orang baik karena tujuan mereka lebih fokus untuk mencari tahu bagaimana cara melindungi dan menguji sebuah sistem.  

Black Hat Hacker atau peretas topi hitam adalah peretas yang sering menerobos keamanan sistem komputer tanpa izin dengan maksud untuk mengakses komputer-komputer yang terkoneksi ke jaringan kemudian peretas mendapatkan kontrol administratif komputer mengakses data-data sensitif lalu mencurinya untuk mencari keuntungan pribadi.

Jenis-Jenis Serangan Peretas

Cara yang dilakukan peretas bermacam-macam seperti Cross-Site Scripting (XXS), Pharming, brute force login password, phishing, DDoS, Injection serta membuat malware virus berbahaya.

Cara Mencegah Peretasan :

Untuk mencegahnya gunakan firewall, gunakan password yang kuat kombinasi angka, huruf kecil gabungkan dengan huruf besar beserta symbol, gunakan software asli yang selalu update dan jangan pernah mengklik tautan email spam, kemungkinan itu berbahaya.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *