Inilah Kisah Awal Berdirinya EA alias Electronic Arts

Awal berdirinya EA alias Electronic Arts
Awal berdirinya EA alias Electronic Arts

Awal Berdirinya EA alias Electronic Arts

Sebelum mendirikan Electronic Arts William M. ‘Trip’ Hawkins III bekerja diperusahaan Apple sebagai Direktur Pemasaran Produk.

Setelah beberapa lama bekerja di Apple Trip Hawkins berhenti dan memikirkan sebuah ide baru untuk membuat perusahaannya sendiri, Trip Hawkins kemudian bertemu dengan Donald Thomas Valentine seorang pemodal ventura dari Sequoia Capital untuk membicarakan idenya tersebut.

Ide tersebut ternyata diterima oleh Donald Thomas dan mengizinkan Trip Hawkins menggunakan kantor cadangan Sequoia Capital untuk merintis usaha baru yang sudah direncanakan sebelumnya.

Kemudian Trip Hawkins memperkejakan beberapa karyawan yang beberapanya adalah staffnya dari Apple. Mereka bekerja keras untuk menyempurnakan rencana bisnis yang sebelumnya dibuat. Setelah beberapa bulan berdiri akhirnya rencana bisnis yang sudah disempurnakan kembali pada 8 Oktober 1982.

Awalnya Trip Hawkins memberi nama perusahaannya Amazin Software, tapi banyak karyawannya tidak menyukai nama tersebut. Pada November 1982, nama perusahaan diganti menjadi Electronic Arts dan tidak ada lagi karyawan yang keberatan dengan nama tersebut.

Beberapa tahun kemudian Trip Hawkins mengundurkan diri pada tahun 1991 sebagai CEO EA dan EA pun terus melanjutkan perkembangannya hingga sekarang memproduksi game-game berkualitas tinggi.

Game-game terbaiknya diantaranya adalah FIFA, Need For Speed, Battlefield, Medal of Honor, Madden NFL, Apex Legend dan masih banyak lagi.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya:

Inilah 3 Keputusan EA yang Kurang Disukai Para Gamer

Electronic Arts alias EA memang memberikan game dengan kualitas gambar yang luar biasa. Penerbit dan distributor game ini bermarkas di Redwood City, California. Terlepas dari kualitas game nya, EA pernah melakukan keputusan yang membuat para gamer tidak menyukainya, apa saja itu berikut ulasannya.

1. EA beberapa kali melakukan akusisi terhadap develover studio game lain seperti Mythic, Pandemic, Bullfrog dan Visceral, Namun, setelah diakusisi developer tersebut berakhir ditutup tanpa alasan yang jelas oleh EA. Electronic Arts juga sering kali mengubah kebijakan tertentu dan membuat segalanya menjadi buruk, seperti memasukkan microtransactions ke dalam beberapa game.

2. Electronic Arts terkenal terburu-buru merilis game buatan mereka. Padahal game tersebut masih perlu disempurnakan, terlebih lagi banyak bug yang membuat para gamer prustasi. Contohnya saja saat perilisan game Battlefield 4 hanya dalam waktu tidak lama game ini mendapat protes dari penggemarnya karena permasalahan di mode multiplayer

3. Diforum Origin kalian tidak boleh mengkritik atau berbicara jelek tentang EA, kalau berani melakukannya, akun kalian akan disuspend atau dihapus langsung. EA sepertinya tidak ingin mendengar saran, kritik dan pendapat dari penggemar setianya. Atas kejadian ini pada April 2012, situs The Consumerist memberi gelar kepada EA sebagai perusahaan terburuk di Amerika Serikat.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *