9 Fakta Menarik Teleskop Luar Angkasa Hubble

Fakta Teleskop Luar Angkasa Hubble
Fakta Teleskop Luar Angkasa Hubble. Image via: ESA

Sudah 30 tahun teleskop Hubble di luar angkasa, peluncurannya di lakukan pada 24 April 1990 ke orbit rendah bumi. Hubble merupakan teleskop terbesar dan paling serbaguna, terkenal sebagai alat penelitian yang sangat penting untuk astronomi. Fakta menarik teleskop luar angkasa Hubble adalah peluncurannya seharusnya lebih awal 4 tahun karena larangan terbang pada waktu itu.

Teleskop hubble dilengkapi dengan kamera dan instrumen yang mampu menangkap gambar sejauh 3,4 miliar tahun cahaya. Hal ini telah membuat sekitar 1,2 juta pengamatan sejak tahun 1990, menyelesaikan orbit penuh Bumi setiap 97 menit, dengan kecepatan sekitar 17.000 mph .

Teleskop luar angkasa Hubble kemungkinan akan mengakhiri misi dalam beberapa tahun kedepan bersama dengan teleskop Spitzer. Kabar terbaru NASA telah menyiapkan penggantinya bernama James Webb Space Telescope (JWST) observatorium angkasa yang dioptimalkan untuk pengamatan dalam spektrum inframerah direncanakan mengorbit pada 2021. JWST dirancang untuk membantu makhluk bumi menatap lebih dalam ke alam semesta yang lebih jauh dari sebelumnya.

Berikut Fakta Menarik Teleskop Luar Angkasa Hubble

1. Biaya Yang Di Keluarkan

Biaya pembangunan teleskop Hubble mencapai 1,5 milliar dollar Amerika atau setara 20 trilliun rupiah.

2. Teleskop Hubble Pernah Mati 3 Pekan

Pada 5 sampai 26 Oktober 2018 teleskop ini di-shut down karena mengalami kerusakan.
Setelah diperbaiki selama 3 minggu, teleskop ini bisa dioperasikan kembali pada tanggal 26 Oktober 2018. Kerusakan terjadi pada salah satu sensor di lensa gyro.

3. Kekuatan Daya

Teleskop luar angkasa Hubble tidak menggunakan banyak daya untuk dioperasikan. Ia menggunakan daya sekitar 2.800 watt, sementara dapur ketelnya menggunakan daya 2200 watt. Hubble mendapatkan daya dari beberapa panel surya.

Baca Juga:

4. Peluncuran

Seharusnya teleskop ini diluncurkan 4 tahun lebih awal, tetapi ditunda karena larangan penerbangan pesawat ulang alik setelah kecelakaan pesawat Challenger pada tahun 1986.

5. Rancangan Awal

Awalnya, Teleskop luar angkasa Hubble di rancang sangat besar. NASA mulai serius merencanakan di pertengahan 1970-an. Pada rancangan awal, teleskop ini diusulkan memiliki diameter cermin sekitar 3 meter, Namun kemudian dikurangi menjadi 2,4 m dengan massa 11 Ton Panjang teleskop Hubble 14,2 m, dengan lebar 12 m (termasuk panel mataharinya), dan diameternya 4,3 m.

6. Warna Akhir Gambar Yang Diambil Hubble

Gambar warna akhir yang kita semua lihat sebenarnya kombinasi dari dua atau lebih eksposur hitam-putih yang tersambung melalui filter berwarna. Selama pengolahan gambar, warna yang cocok dengan filter ditambahkan ke gambar.

7. Susunan Cermin COSTAR

Hanya berbeda perhitungan sebesar 1/50 kali dari diameter rambut manusia, lekukan cermin pengumpul cahaya utama pada teleskop Hubble menyebabkan gambar yang dicitrakan menjadi kabur. Untuk memperbaiki gambar kabur tersebut NASA menggunakan susunan cermin yang disebut COSTAR (Corrective Optic Space Telescope Axial Replacement) yang kegunaannya sama dengan kacamata yang dipakai oleh manusia, yaitu mengoreksi pandangan.

8. Cara Hubble Menangkap Gambar

Hubble pada dasarnya kamera raksasa tetapi tidak menggunakan film. Instrumen ini menangkap cahaya dari alam semesta dengan detektor elektronik (CCD) sehingga pada dasarnya ia adalah kamera digital raksasa.

9. Kecepatan Di Orbit

Hubble cukup cepat sebagai sebuah teleskop, ia bergerak dengan kecepatan 28.000 km / jam di orbit. Dua belas kali lebih cepat dari kecepatan jelajah pesawat supersonik Concorde (2270 km / jam).

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *