8 Fakta Keren Stasiun Canggih Luar Angkasa ISS

Fakta Stasiun Canggih Luar Angkasa ISS
Stasiun Luar angkasa ISS adalah teknologi tercanggih yang berada di luar angkasa dibuat oleh 16 negara di dunia. Image via: roadtovr

Kalau bicara teknologi memang tidak ada habisnya tapi kami Tehgram tidak pernah bosan berbagi informasi tentang yang canggih-canggih. Salah satu buatan manusia tercanggih di luar angkasa adalah stasiun luar angkasa International Space Station atau disingkat ISS terletak jauh dari bumi, fakta menariknya wahana ini dibuat oleh gabungan 16 negara tetapi hanya di wakili oleh 5 badan antariksa internasional saja.

ISS juga berfungsi sebagai laboratorium luar angkasa untuk meneliti berbagai teknologi canggih dan observasi bidang ilmiah, seperti astronomi, biologi, lingkungan, dan geologi. ISS dapat dihuni oleh manusia sampai saat ini sudah banyak astronaut yang dikirimkan oleh berbagai badan antariksa internasional (seperti NASA, ESA, JAXA, Roscosmos, CSA) untuk melakukan penelitian luar angkasa di ISS.

ISS mengorbit di orbit rendah Bumi dengan ketinggian sekital 360 km. Stasiun ini, rata-rata, kehilangan ketinggian 100 meter perhari. Mengorbit Bumi dengan periode 92 menit; pada 1 Desember 2003 ISS telah menyelesaikan 33.500 orbit sejak peluncurannya.

Berikut 8 Fakta Stasiun Luar Angkasa Canggih ISS:

1. ISS Dibuat Oleh 5 Badan Antariksa Internasional Yang Mewakili 16 Negara

Pada 20 November 1998 modul ISS pertama kali diluncurkan ke luar angkasa komponennya diluncurkan satu per satu dari Bumi kemudian di rakit di luar angkasa. Terdapat 16 negara yang tergabung dalam proyek pembuatan ISS, seperti Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Rusia, Brazil, Belgia, Denmark, Perancis, Jerman, Italia, Belanda, Norwegia, Spanyol, Swedia, Swiss, dan Britania Raya. Mereka semua diwakili oleh 5 badan antariksa, yaitu ESA (Eropa), NASA (Amerika Serikat), JAXA (Jepang), CSA (Kanada), dan Roscosmos (Rusia).

Kontributor terbesar dalam pembangunan ISS, menurut metro.co.uk, adalah negara-negara Eropa. Eropa bertanggung jawab dalam pembangunan 29% modul ISS, Rusia 24%, Jepang 22%, dan Amerika Serikat 19%. Jika diestimasi, biaya pembuatan ISS sudah mencapai 160 miliar dolar AS.

2. Diperlukan 136 Misi Untuk Membangun ISS

Sangat mengejutkan, sebanyak 136 misi ke ruang angkasa dari tujuh jenis peluncur untuk membangun Stasiun Luar Angkasa Internasional tapi sebagian besar misi itu adalah untuk program perbaikan.

3. ISS Memiliki Kecepatan Terbang Luar Biasa

Dilansir dari nasa.gov, ISS terbang dengan kecepatan 28.000 kph di luar angkasa dengan ketinggian 400 kilometer di atas Bumi. ISS mampu mengitari Bumi setiap 90 menit sekali. Jika jaraknya dijumlahkan, dalam sehari ISS mampu pergi ke Bulan (dari Bumi) dan kembali ke Bumi dalam sehari. Jika dirata-rata, dalam 24 jam ISS melihat matahari terbit dan matahari terbenam sebanyak 16 kali.

4. Menggunakan 52 Komputer

Menurut NASA, ada 52 jumlah total komputer yang digunakan untuk mengontrol stasiun luar angkasa ISS, dan ada 1,5 juta baris kode yang berjalan pada 44 komputer untuk berkomunikasi melalui 100 jaringan dengan lebih dari 400 000 transfer sinyal.

5. Stasiun Luar Angkasa ISS Memiliki Kapasitas Ruangan Yang Cukup Besar

Massa ISS adalah 419.725 kilogram. Stasiun luar angkasa ISS memiliki 6 kamar tidur, 2 kamar mandi, tempat gym, dan area jendela dengan pemandangan 360 derajat, fakta menariknya semua urine para kru astronaut dan hewan yang ada di laboratorium disaring kembali menjadi suplai air minum untuk semua kru di ISS.

Baca Juga: 4 Pesawat Tempur Tercanggih di Dunia untuk Berperang

6. Astronaut Yang Dikirimkan Ke Stasiun Luar Angkasa ISS Harus Memiliki Fisik Sehat

Fakta selanjutnya adalah stasiun luar angkasa ISS memang satu-satunya tempat canggih di ruang angkasa yang paling aman untuk ditinggali manusia dalam jangka waktu lama. Tetapi, efek gravitasi nol pada tubuh sama seperti proses penuaan: Tubuh akan kehilangan sel darah dan kalsium. Itulah mengapa semua astronaut yang tinggal di ISS diwajibkan untuk berolahraga sedikitnya 2 jam sehari guna menjaga fungsi dan kinerja tubuh. Sebelum dikirimkan ke ISS, astronaut juga perlu melakukan latihan fisik 2,5 jam per hari. Setengah dari alokasi waktu berolahraga harus dilakukan pada mesin treadmill yang dirancang khusus untuk mensimulasi efek dari ruang gravitasi nol.

7. Bau Misterius Di Stasiun Luar Angkasa ISS

Hmmm… Sepertinya teman disamping ku belum mandi jadi bau seperti ini hehehe cuma bercanda. Bau di stasiun luar angkasa internasional dari ruang hampa udara diduga berasal dari atom oksigen dan aroma metaliknya berasal dari energi tinggi getaran ion dimana partikelnya yang menempel pada pakaian dan peralatan astronot memiliki aroma menyengat seperti campuran bau steak, logam panas, dan asap las.

8. Minum Air Urin

Dua toilet yang terdapat di stasiun luar angkasa ISS dilengkapi dengan filter untuk menyaring urin atau air seni. Urin dari kru ISS tersebut selanjutnya disaring kembali untuk dimasukan ke dalam stasiun pasokan air minum sehingga astronaut tidak kekurangan air. Kalian mau coba sobat datang aja ke stasiun luar angkasa tercanggih ISS di luar angkasa.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *